PMI Bawa Alat Masak ke Korban Banjir, Ribuan Warga Terdampak di Tiga Provinsi

Hari masih sore ketika pesawat kargo yang membawa bantuan dari PMI mendarat di Aceh. Di dalamnya, 500 paket peralatan dapur. Bukan banyak memang, tapi bagi warga yang rumahnya habis terendam banjir, ini berarti bisa masak sendiri lagi. Bisa menyajikan makanan hangat buat anak-anak.

Sementara itu, 300 paket lain dikirim ke Sumatera Utara, dan 200 ke Sumatera Barat. Total ada 1.000 paket. Semua dibagikan bertahap. Tak langsung habis.

Jusuf Kalla, Ketua Umum PMI, menyebut bantuan ini penting karena bukan cuma soal perut, tapi soal martabat. “Tujuannya agar warga mampu menyiapkan makanan secara mandiri, tanpa harus selalu mengandalkan dapur umum,” katanya.

Setiap paket ada peralatan dasar. Panci, sendok, piring, alat masak ringan. Nggak mewah, tapi cukup. PMI juga sedang siapkan ribuan kompor gas dan regulator. Targetnya, bisa langsung dipakai.

Banjir di tiga provinsi itu parah. Banyak yang kehilangan rumah, banyak yang masih tinggal di posko. Relawan PMI, BNPB, juga pemerintah daerah kerja bareng supaya distribusi bantuan ini tepat sasaran.

“Kita lihat situasi di lapangan, kalau butuh tambah, kita tambah,” kata salah satu relawan yang ikut mendistribusikan.

Bantuan ini bukan akhir. Cuma awal dari pemulihan panjang.