Banjir yang melanda Aceh beberapa hari terakhir bikin situasi di sana nggak mudah. Banyak daerah terisolasi, akses putus, bantuan sulit masuk. Dan itu yang jadi sorotan utama dari Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, saat mengunjungi lokasi terdampak.
Beliau langsung bilang, jalur logistik harus segera di buka. Kalau nggak, bantuan-bantuan yang udah di siapkan juga percuma—nggak bisa sampai ke tangan warga yang paling butuh. Makanan, air bersih, obat-obatan, semua itu nggak akan ada gunanya kalau terhalang jalan yang rusak atau putus total.
Di lokasi, beliau sempat lihat sendiri gimana kondisi medan di beberapa titik. Ada yang benar-benar nggak bisa di lalui kendaraan. Akhirnya ya, di bentuk jalur darurat, di bantu TNI dan Polri. Pemerintah daerah juga turun tangan, bahu-membahu biar semua cepat bisa di akses lagi.
Yang juga ditekankan Sigit adalah pentingnya posko. Tempat buat evakuasi, tempat buat distribusi logistik. Karena kondisi di lapangan kan dinamis, kadang yang dibutuhkan warga bisa berubah cepat—dan itu harus di jawab secepat mungkin juga.
Beliau juga bilang, koordinasi lintas instansi jalan terus. Bukan cuma pusat ke daerah, tapi juga antar instansi di lapangan. “Kita pastikan bantuan nggak berhenti di jalan,” katanya. Yang paling utama? Keselamatan warga.
