Kalau kamu pikir urusan hutan cuma milik pemerintah, coba pikir lagi. Beberapa waktu terakhir, muncul gerakan patungan buat beli hutan—bukan buat di jual lagi, tapi buat di selamatkan. Dan yang menarik, Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti ternyata dukung.
“Saya dukung. Ini inisiatif keren,” kata LaNyalla, santai tapi serius. Menurutnya, ini bukti nyata bahwa makin banyak orang sadar bahwa hutan bukan sekadar pohon buat di tebang. Ada nyawa di situ—air, udara, bahkan keseimbangan ekonomi juga nyangkut ke situ.
“Sering kali kita terlalu mengejar pertumbuhan ekonomi hingga melupakan bahwa lingkungan pun memiliki keterbatasan,” sambungnya.
Dia juga cerita soal bencana-bencana yang makin sering datang—banjir, longsor, cuaca yang nggak jelas. Menurutnya, itu semua berkaitan erat sama rusaknya hutan. “Ini bukan teori. Udah kejadian kok. Udah nyata.”
Tapi bukan cuma soal ngomong. LaNyalla mendorong pemerintah dan para pemangku kepentingan buat kasih ruang lebih luas buat masyarakat ikut terlibat. “Jangan cuma korporasi yang pegang. Masyarakat juga bisa jaga, malah lebih peduli kadang-kadang.”
Dia juga wanti-wanti, jangan sampai upaya seperti patungan beli hutan cuma di anggap simbolis. “Ini langkah yang bisa jadi awal baru. Kita harus serius, jangan anggap remeh.”
